Peninjauan Lokasi Tempat Pembuangan Sampah Sementara Kepala Desa Jali sebagai program Jali Bersih

Lingkungan hidup kian waktu mengalami ancaman dan kerusakan setiap saat. Kerusakan yang disebabkan oleh pola hidup yang tidak ramah lingkungan dari manusia merupakan penyebab yang diyakini turut andil terjadinya kerusakan lingkungan hidup. Sebagai akibatnya, keseimbangan ekosistem menjadi terganggu. Meskipun begitu, belum cukup untuk menjadikan kerusakan lingkungan sebagai pelajaran yang dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Begitu pula dengan kami sebagai pengelola Tempat Pembuangan Sementara (TPS) bersama masyarakat dirasa sangat perlu memecahkan permasalahan lingkungan hidup terutama dari segi kebersihan lingkungan dan pemanfaatan sampah.

Kebersihan dilingkungan di Desa Jali Kec. Bonang Kab. Demak begitu sangat kurang kesadarannya terhadap pembuangan sampah, baik organik maupun non organik. Sehingga muncul permasalahan baru yang mengakibatkan menyusahkan kehidupan masyarakat itu sendiri. Banyak sekali bencana banjir meskipun skala kecil, penyakit menular, gatal-gatal dan sebagainya. Masyarakat Desa Jali umumnya membuang sampah ke sungai, selokan, jalan-jalan, selain mengotori lingkungan dan kerusakan ekosistem. Oleh karena itu permasalahan tersebut perlunya ada suatu pemecahan permasalahan yaitu dengan membuat tempat pembuangan sampah , juga perlu adanya alat pendukung kebersihan yang sangat baik berupa tempat sampah yang terpusat di desa (Bak Sampah) dan juga kendaraan untuk pengangkutan sampah seperti sehingga lingkungan akan dapat lebih bersih.

Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan tumbuhnya perekonomian, terjadi peningkatan kuantitas sampah dan munculnya jenis sampah yang baru. Hal ini dapat menimbulkan permasalahan lingkungan yang makin kompleks. Maka dengan banyak terjadi permasalahan.Oleh karena itu, pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi metode pengelolaan yang makin relevan dan penting.

Kegiatan pengambilan sampah ini  adalah kegiatan yang sifatnya sosial yang dilakukan berdasarkan kebijakan dari warga masyarakat agar terciptanya lingkungan yang bersih serta menjaga sanitasi lingkungan menjadi nyaman,indah dan sehat .

Perkembangan dan kemajuan teknologi semenjak abad ke-21 tanpa diikuti kesadaran lingkungan hidup telah banyak menyebabkan berbagai masalah lingkungan di seluruh dunia. Seperti kita ketahui bersama lingkungan hidup merupakan faktor utama dalam kelangsungan hidup manusia, pengelolaan lingkungan hidup atau sumber daya alam yang tepat akan mampu memberikan mamfaat bagi hidup manusia itu sendiri. Sebaliknya, eksploitasi yang berlebihan terhadap lingkungan hidup dapat mendatangkan bencana bagi umat manusia itu sendiri.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan